ASAL USUL GORONTALO

ASAL USUL GORONTALO
Kerajaan Gorontalo yang dikenal sebagai dengan sebutan Limo Pohalaa merupakan konfederasi dari Gorontalo, Limboto, Boalemo, Atinggola, Bone.Menurut Riedel Pohalaa diartikan sebagai anak. Lipoeto menerjemahakan pohalaa dengan kesanakan dasar pohalaa berasala dari kata walao. Kalaoke menerjemahkan limo pohalaa dengan lima bersaudara.
Secara etimologis pohalaa adalah wadah persatuan keluarga, dengan pengartian lain pohalaa merupakan salah suatu masyarakat hokum dalam suatu kerajaan perserikatan dari kerajaan – kerajaan yang diikat pleh tali persaudaraan, adat istiadat, kepercayaan, hokum adat tatanegara dan masyarakat gorontalo.
Menurut Drs Joni Apriyanto, M.Hum Konsep gorontalo bersal dari kata Hulodalangi yang diturunkan dari kata hua londalengo yang berarti hua adalah orang goa dari Sulawesi Selatan sedangkan Londalengo bermakna jalan-jalan.
Hualondalangi pada mulanya adalah nama sebuah kerajaan. Kerajaan itu gabungan dari delapan Linula yaitu Biawao, Dembelo, Dumati, Huangobotu, Lauwonu, Padengo, Pohuayama, dan tapa. (linula merupakan kesatauan kelompok etnis yang mendiami wilayah tertentu yang terikat oleh adat istiadat yang mereka junjung tinggi serta mempunyai pemimpin). Kedelapan linula kemudian berusaha mempersatukan 17 Linula dengan tetap mempertahanka Hulandalangi.
Ke 17 Linula yang dimaksud adalah :
Biau, bilingata, Dumati, HuangobotuOloala, Huangobotu Oloihi, Hungginaa, Hulondalangi, ilotodea, Lauwonu, Lupoyo, Panggulo, Pandungo, Padengo, Tapa, Tamboo, Toto, dan Wuabu. Raja peratama kerajaan Hulodalangi adalah raja wadipalapa atau Matolodula sebagai raja persatuan. Sebutan nama Hulondalangi setelaha datangnya orang belanda di ubah menjadi Hulondslo kemudian menurut sebutan masyarakat Hulondslo dikenal sebagao Gorontalo.

%d blogger menyukai ini: