Standar Nasional Indonesia SNI 19-0232-2005 Nilai Ambang Batas (NAB) zat kimia di udara tempat kerja

Standar Nasional Indonesia
SNI 19-0232-2005
Nilai Ambang Batas (NAB) zat kimia
di udara tempat kerja
ICS 13.040.30
Badan Standardisasi Nasional

SNI 19-0232-2005
i
Daftar isi
Daftar isi… ………………………………………………………………………………………………………………. i
Prakata ………………………………………………………………………………………………………………….. ii
Pendahuluan…………………………………………………………………………………………………………… iii
1 Ruang lingkup ……………………………………………………………………………………………………. 1
2 Istilah dan definisi ………………………………………………………………………………………………. 1
3 Simbol dan singkatan ………………………………………………………………………………………….. 1
4 Nilai Ambang Batas …………………………………………………………………………………………….. 2
5 Nilai Ambang Batas Campuran …………………………………………………………………………….. 22
Bibliografi ………………………………………………………………………………………………………………. 25
Tabel 1 Nilai Ambang Batas zat kimia di udara tempat kerja ……………………………………….. 2
SNI 19-0232-2005
ii
Prakata
Standar Nasional Indonesia Nilai Ambang Batas (NAB) zat kimia di udara tempat kerja ini
dirumuskan untuk merevisi SNI 19-0232-1987, tentang Nilai Ambang Batas bahan kimia di
udara tempat kerja, agar diperolehnya keseragaman dan rujukan secara nasional mengenai
nilai ambang batas zat kimia di udara tempat kerja yang disesuaikan dengan
perkembangannya.
Standar ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor: SE-01/MEN/1997
tentang Nilai Ambang Batas faktor kimia di udara lingkungan kerja, hasil-hasil penelitian
yang dilakuan oleh Pusat Pengembangan Keselamatan Kerja dan Hiperkes, Departemen
Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta hasil kajian dari beberapa literatur.
Standar ini disusun oleh Subpanitia Teknis Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Panitia
Teknis 94S, Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Standar ini telah dikonsensuskan di Jakarta pada tanggal 6 Nopember 2003, yang dihadiri
oleh pengusaha, serikat pekerja, instansi pemerintah, organisasi profesi dan perguruan
tinggi.
SNI 19-0232-2005
iii
Pendahuluan
Dalam proses pembangunan, peranan zat kimia sangat besar karena mutlak diperlukan
demi kelangsungan proses kegiatan, demi kesejahteraan, kemajuan dan kemakmuran
bangsa. Akan tetapi dilain pihak zat kimia tersebut dapat menimbulkan akibat-akibat negatif
yang tidak diinginkan seperti gangguan keselamatan, kesehatan dan kenyamanan kerja
serta mengakibatkan pencemaran lingkungan maupun kerusakan peralatan kerja.
Kegiatan yang menggunakan dan memproduksi zat kimia, mengeluarkan buangan berupa
zat kimia dapat menyebabkan pencemaran udara di tempat keja dan bias berbahaya bagi
tenaga kerja.
Untuk mengantisipasi efek negatif dari zat kimia yang kemungkinan terjadi di tempat kerja,
maka perlu dilakukan upaya pencegahan dan perlindungan terhadap keselamatan dan
kesehatan tenaga kerja.
Salah satu upaya pencegahan tersebut adalah menetapkan Nilai Ambang Batas zat kimia di
udara tempat kerja menjadi SNI, sehingga para pengusaha dapat mengendalikan lingkungan
kerja perusahaannya dengan mengacu pada SNI ini.
Standar ini memuat daftar nama zat kimia, nomor CAS, Nilai Ambang Batas, dan Nilai
Ambang Batas campuran. Nilai Ambang Batas campuran digunakan apabila dalam udara
tempat kerja didapatkan lebih dari 1 (satu) macam zat kimia.
Satuan Nilai Ambang Batas zat kimia di udara tempat kerja dinyatakan dalam miligram per
meter kubik udara dan bagian dalam sejuta (bds = ppm).
Zat kimia yang bersifat karsinogen diberi tanda A, mulai dari A1 sampai A5. Zat kimia yang
bisa masuk ke dalam tubuh melalui kulit diberi keterangan ”kulit” pada kolom keterangan.
Untuk hal-hal yang bersifat spesifik diberi tanda atau huruf yang dijelaskan pada istilah dan
definisi.

SNI 19-0232-2005
1 dari 25
Nilai Ambang Batas (NAB) zat kimia di udara tempat kerja
1 Ruang lingkup
Standar ini memuat tentang Nilai Ambang Batas rata-rata tertimbang waktu (time weighted
average) zat kimia di udara tempat kerja, di mana terdapat tenaga kerja yang dapat terpapar
zat kimia sehari-hari selama tidak lebih dari 8 jam per hari atau 40 jam per minggu, serta
cara untuk menentukan Nilai Ambang Batas campuran untuk udara tempat kerja yang
mengandung lebih dari satu macam zat kimia.
2 Istilah dan definisi
2.1
Nilai Ambang Batas (NAB)
standar faktor bahaya di tempat kerja sebagai pedoman pengendalian agar tenaga kerja
masih dapat menghadapinya tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan
dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak lebih dari 8 jam sehari atau 40 jam seminggu
2.2
Nilai Ambang Batas kadar tertinggi yang diperkenankan (ktd)
kadar zat kimia di udara tempat kerja yang tidak boleh dilampaui meskipun dalam waktu
sekejap
2.3
Nilai Ambang Batas paparan singkat yang diperkenankan (psd)
kadar zat kimia di udara tempat kerja yang tidak boleh dilampaui, agar tenaga kerja yang
terpapar pada periode singkat yaitu tidak lebih dari 15 menit, masih dapat menerimanya
tanpa mengakibatkan iritasi, kerusakan jaringan tubuh, maupun terbius
2.4
asfiksian
zat kimia yang bisa menyebabkan berkurangnya oksigen dalam jaringan tubuh
2.5
karsinogen
zat kimia yang bisa menyebabkan timbulnya kanker
2.6
tempat kerja
setiap ruangan atau lapangan yang tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap, di mana
tenaga kerja bekerja atau sering dimasuki tenaga kerja untuk keperluan suatu usaha dan di
mana terdapat sumber-sumber bahaya
2.7
terpapar
peristiwa seseorang terkena atau kontak dengan faktor bahaya di tempat kerja
3 Simbol dan singkatan
A-1 : Zat kimia yang terbukti karsinogen untuk manusia (confirmed human carcinogen)
SNI 19-0232-2005
2 dari 25
A-2 : Zat kimia yang diperkirakan karsinogen untuk manusia (suspected human
carcinogen)
A-3 : Zat kimia yang terbukti bersifat karsinogen terhadap binatang percobaan
A-4 : Zat kimia yang belum cukup bukti untuk diklasifikasikan karsinogen terhadap
manusia ataupun binatang
A-5 : Tidak diperkirakan karsinogen terhadap manusia
bds : Bagian dalam sejuta
CAS : Chemical Abstract Services
ktd : Kadar tertinggi yang diperkenankan
mg/m3 : Miligram per meter kubik
NAB : Nilai Ambang Batas
psd : Paparan singkat yang diperkenankan
◄ : Identitas zat-zat kimia yang memerlukan Indeks Pemaparan Biologis
(BEI = Biological Exposure Indices)
: Zat kimia yang berdasarkan sumber-sumber lain dikatagorikan karsinogen
4 Nilai Ambang Batas
Tabel 1 Nilai Ambang Batas zat kimia di udara tempat kerja
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
1 Adiponitril (111-69-3) 8,8 2 kulit
2 ◄ Air raksa (sebagai Hg) (7439-97-6)
- Air raksa senyawa anorganik,
termasuk logam 0,025 ; A4 -
- Air raksa senyawa alkil 0,01 -
- Air raksa senyawa aril 0,1 -
3 􀂄 Akrilamid (79-06-1) 0,03 ; A3 – kulit
4 􀂄 Akrilonitril (107-13-1) 4,3 ; A2 2 ; A2 kulit
5 Akrolein (107-02-8) 0,23 0,1
6 􀂄 Aldrin (309-00-2) 0,25 ; A3 – kulit
7 Alil alkohol (107-18-6) 4,8 2 kulit
8 􀂄 Alil klorida (107-05-1) 3 ; A3 1 ; A3
9 􀂄 Alil glisidil eter (AGE) (106-92-3) 23 5
10 Alil propil disulfide (2179-59-1) 12 2
11 α – Alumina lihat Aluminium oksida
12 Aluminium (7429-90-5)
- Debu logam 10 -
SNI 19-0232-2005
3 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
- Serbuk piro, sebagai Al 5 -
- Uap las, sebagai Al 5 -
- Garam-garam larut sebagai Al 2 -
- Alkil (NOC) (d), sebagai Al 2 -
13 Aluminium oksida (1344-28-1) 10(e) ; A4 -
14 n – Amil asetat (628-63-7) 532 100
15 sek – Amil asetat (626-38-0) 665 125
16 􀂄 4 – Aminodifenil (92-67-1) A1 – kulit
17 3 – Amino- 1,2,4 – triazol lihat Amitrol
18 􀂄 Amitrol (61-82-5) 0,2 ; A3 -
19 2 – Aminoetanol lihat Etanolamin
20 2 – Aminopiridin (504-29-0) 1,9 0,5
21 Amonia (7664-41-7) 17 25
22 Amonium klorida (12125-02-9) 10 – uap
23 Amonium perfloroktanoat (3825-26-1) 0,01 ; A3 – kulit
24 Amonium sulfamat (7773-06-0) 10 -
25 Amosit lihat Asbestos
26 ◄􀂄 Anilin (62-53-3) 7,6 ; A3 2 ; A3 kulit
27 􀂄 o – Anisidin(90-04-0) 0,5 ; A3 0,1 ; A3 kulit
28 􀂄 p – Anisidin (104-94-9) 0,5 ; A4 0,1 ; A4 kulit
29 Antimon dan persenyawaan sebagai Sb
(7440-6-0) 0,5 -
30 􀂄 Antimon trioksida (1309-64-4) A2 -
31 ANTU (Alfa naftil triurea) (86-88-4) 0,3 ; A4 -
32 Argon (7440-37-1) – - (c)
33 ◄􀂄 Arsen, logam dan persenyawaan
anorganik sebagai As (7440-38-2) 0,01 ; A1 -
34 ◄􀂄 Arsin (7784-42-1) 0,16 0,05
35 Asam adipat (124-04-9) 5 -
36 Asam akrilat (79-10-7) 5,9 ; A4 2 ; A4 kulit
37 Asam asetat (64-19-7) 25 10
38 Asam asetat anhidrid (108-24-7) 21 5
39 Asam asetil salisilat (50-78-2) 5 – Aspirin
40 Asam fluorida, sebagai F (7664-39-3) ktd : 2,3 mg/m3 ; 3 bds
41 Asam formiat (64-18-6) 9,4 5
42 Asam fosfat (7664-38-2) 1 -
43 Asam klorida (7647-01-0) – - ktd : 7,5 mg/m3 ; 5 bds
44 Asam 2 – kloropropionat (598-78-7) 0,44 0,1 kulit
45 Asam metakrilat (79-41-4) 70 20
46 Asam nitrat (7697-37-2) 5,2 2
47 Asam oksalat (144-62-7) 1 – psd : 2 mg/m3
48 Asam pikrat (88-89-1) 0,1 -
49 Asam propionat (79-09-4) 30 10
50 Asam sianida dan garam sianida
sebagai CN
SNI 19-0232-2005
4 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
- Asam sianida (74-90-8) ktd : 5 mg/m3 ; 4,7 bds
kulit
- Kalsium sianida (592-01-8) ktd : 5 mg/m3 ; kulit
- Potasium sianida (151-50-8) ktd : 5 mg/m3 ; kulit
- Sodium sianida (143-33-9) ktd : 5 mg/m3 ; kulit
51 Asam selenida sebagai Se (7783-07-5) 0,16 0,05
52 Asam sulfat (7446-09-5) 1 ; A2 -
53 Asam sulfida (7783-06-4) 14 10 psd : 21 mg/m3 ; 15 bds
54 Asam tereftalik (100-21-0) 10 -
55 Asam tioglikolat (68-11-1) 3,8 1 kulit
56 Asam trikloro asetat (76-03-9) 6,7 ; A4 1 ; A4
57 􀂄 Asbestos (f)
- Amosit (12172-75-5) 0,5 serat/ml ; A1
- Krisotil (12001-29-5) 2 serat/ml ; A1
- Krosidolit (12001-28-5) 0,2 serat/ml ; A1
- Jenis lain-lain 2 serat/ml ; A1
58 􀂄 Asetaldehid (75-07-0) A3 A3 ktd : 45 mg/m3 ; 25 bds
59 Asetilen (74-86-2) -(c) -(c)
60 Asetilen diklorida lihat 1,2 dikloroetilen
61 Asetilen tetra bromida (79-27-6) 14 1
62 ◄ Aseton (67-64-1) 1.780 750 psd : 2380 mg/m3 ; 1000
bds
63 Aseton sianohidrin sebagai CN
(75-86-5) ktd : 5 mg/m3 ; 4,7 bds
64 Asetonitril (75-05-8) 67 ; A4 40 ; A4
65 Asetofenon (98-86-2) 49 10
66 􀂄 Aspal (8052-42-4) 5 ; A4 – Petroleum (fumes)
67 Atrasin (1912-24-9) 5 ; A4 -
68 ◄ Azinfos-metil (86-50-0) 0,2 ; A4 – kulit
69 Barium dan persenyawaan yang mudah
larut sebagai Ba (7440-39-3) 0,5 ; A4 -
70 Barium sulfat (7727-43-7) 10(e) -
71 Batubara, debu 2(g,j) -
72 Batubara, tar, sebagai benzen terlarut
(65996-93-2) 0,2 ; A1 -
73 Batu kapur (Limestone) lihat Kalsium karbonat
74 Benomil (17804-35-2) 10 ; A4 0,84 ; A4
75 ◄􀂄 Benzen (benzol) (71-43-2) 32 ; A2 10 ; A2
76 Benzil asetat (140-11-4) 61 ; A4 10 ; A4
77 􀂄 Benzidin (92-87-5) A1 – kulit
78 􀂄 Benzil klorida (100-44-7) 5,2 ; A3 1 ; A3
79 Benzoil klorida (98-88-4) A4 A4 ktd : 2,8 mg/m3 ; 0,5 bds
80 Benzoil peroksida (94-36-0) 5 ; A4 -
81 􀂄 Benzo antrasen (56-55-3) A2 A2
82 􀂄 Benzo floranten (205-99-2) A2 -
83 􀂄 Benzo piren (50-32-8) A2 -
SNI 19-0232-2005
5 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
84 p – Benzoquinon lihat Quinon
85 􀂄 Berilium (7440-41-7) 0,002 ; A2 -
86 Besi, garam-garam mudah larut
sebagai Fe 1 -
87 Besi oksida sebagai Fe (1309-37-1) 5(i) ; A4 – debu dan uap Fe2O3
88 Besi penta karbonil sebagai Fe
(13463-40-6) 0,23 0,1
89 Bifenil (92-52-4) 1,3 0,2
90 Bismut telurida
- undoped (1304-82-1) 10 ; A4 – sebagai Bi2Te3
- se-doped 5 ; A4 -
91 Borat, tetra, garam sodium (1303-96-4)
- Anhidrat 1 -
- Dekahidrat 5 -
- Pentahidrat 1 -
92 Boron oksida (1303-86-2) 10 -
93 Boron tribromida (10294-33-4) ktd : 10 mg/m3 ; 1 bds
94 Boron triflorida (7637-07-2) ktd : 2,8 mg/m3 ; 1 bds
95 Brom (Bromin) (7726-95-6) 0,66 0,1
96 Bromasil (314-40-9) 10 ; A3 -
97 Bromoform (75-25-2) 5,2 ; A3 0,5 ; A3 kulit
98 Bromoklorometan lihat Klorobromometan
99 Brom pentaflorida (7789-30-2) 0,72 0,1
100 􀂄 1.3 Butadin (106-99-0) 4,4 ; A2 2 ; A2
101 Butan (106-97-8) 1.900 800
102 n – Butanol (71-36-3) ktd : 152 mg/m3 ; 50 bds
kulit
103 sek – Butanol (78-92-2) 303 100
104 tert – Butanol (75-65-0) 303 ; A4 100 ; A4
105 2 – Butanon lihat Metil etil keton
106 Butantiol lihat Butil merkaptan
107 n – Butil akrilat (141-32-2) 52 ; A4 10 ; A4
108 n – Butil amin (109-73-9) ktd : 15 mg/m3 ; 5 bds
kulit
109 n – Butil asetat (123-86-4) 713 ; A4 150 ; A4
110 sek – Butil asetat (105-46-4) 950 200
111 tert – Butil asetat (540-88-5) 950 200
112 o – sek – Butil fenol (89-72-5) 31 5 kulit
113 n – Butil glisidil eter (BGE) (2426-08-6) 133 25
114 􀂄 tert – Butil kromat (sebagai CrO3)
(1189-85-1) ktd : 0,1 mg/m3 ; kulit
115 n – Butil laktat (138-22-7) 30 5
116 􀂄 Butil merkaptan (109-79-5) 1,8 0,5
117 p – tert – Butil toluen (98-51-1) 6,1 1
118 2 – Butoksi etanol (111-76-2) 121 25 kulit
119 Debu biji-bijian 4(i) -
SNI 19-0232-2005
6 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
120 Debu serat gelas 10 -
121 Dekaboran (17702-41-9) 0,25 0,05 kulit
122 ◄ Demeton (8065-48-3) 0,11 0,01 kulit
123 Diatomaseous bumi lihat Silika amorf
124 1,2 Diaminoetan lihat Etilen diamin
125 Diaseton alkohol (123-42-2) 238 50
126 ◄ Diazinon (333-41-5) 0,1 ; A4 – kulit
127 􀂄 Diazometan (334-88-3) 0,34 ; A2 0,2 ; A2
128 Diboran (19287-45-7) 0,11 0,1
129 1,2 – Dibromoetan lihat Etilen dibromida
130 2 – N – Dibutil amino etanol (102-81-8) 3,5 0,5 kulit
131 Dibutil fenil fosfat (2528-36-1) 3,5 0,3 kulit
132 Dibutil fostat (107-66-4) 8,6 1
133 Dibutil ftalat (84-74-2) 5 -
134 2,4 Dichloro phenoxy aceticacid
(94-75-7) 10 ; A4 -
135 􀂄 Dichloro diphenyl trichloroethane/DDT
(50-29-3) 1 ; A3 -
136 􀂄 Dieldrin (60-57-1) 0,25 ; A4 – kulit
137 Dietanol amin (111-42-2) 2 0,46 kulit
138 Dietil amin (109-89-7) 15 ; A4 5 ; A4 kulit
139 2 – Dietil amino etanol (100-37-8) 9,6 2 kulit
140 Dietil eter lihat Etil eter
141 Dietil keton (96-22-0) 705 200
142 Dietil ftalat (84-66-22) 5 -
143 Dietilen triamin (111-40-0) 4,2 1 kulit
144 Di (2-etil hexil) ftalat lihat di – sek – Oktil ftalat
145 Difenil lihat Bifenil
146 Difenil amin (122-39-4) 10 ; A4 -
147 Difenil metan di-isosianat lihat Metilen bisfenil
isosianat
148 Difluorodibromometan (75-61-6) 858 100
149 􀂄 Diglisidil eter (DGE) (2238-07-5) 0,53 ; A4 0,1 ; A4
150 Dihidroksi benzene lihat Hidroquinon
151 Diisobutil keton (108-83-8) 145 25
152 Diisopropil amin (108-18-9) 21 5 kulit
153 􀂄 __________Dikloroasetilen (7572-29-4) A3 A3 ktd: 0,39 mg/m3 ; 0,1 bds
154 2,2 Dikloro asam propionat (75-99-0) 5,8 1
155 o – Diklorobenzen (95-50-1) 150 ; A4 25 ; A4
156 􀂄 p – Diklorobenzen (106-46-7) 60 ; A3 10 ; A3
157 􀂄 3,3 – Diklorobenzidin (91-94-1) A3 – kulit
158 1,4 Dikloro – 2 – buten (764-41-0) 0,025 ; A2 0,005 ; A2 kulit
159 Dikloro difluorometan (75-71-8) 4.950 ; A4 1.000 ; A4
160 1,3 – Dikloro – 5,5 dimetil hidantoin
(118-52-5) 0,2 -
SNI 19-0232-2005
7 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
161 1,1 Dikloroetan (75-34-3) 405 ; A4 100 ; A4
162 1,2 Dikloroetan lihat Etilen diklorida
163 1,1 Dikloroetilen lihat Viniliden klorida
164 1,2 Dikloroetilen (540-59-0) 793 200
165 􀂄 Dikloroetil eter (111-44-4) 29 ; A4 5 ; A4 kulit
166 Diklorofluorometan (75-43-4) 42 10
167 Diklorometan lihat Metilen klorida
168 1,1 – Dikloro – 1 – nitro etan (594-72-9) 12 2 kulit
169 1,2 Dikloropropan lihat Propilen diklorida
170 􀂄 1,3 Dikloropropen (542-75-6) 4,5 ; A4 1 ; A4 kulit
171 Diklorotetrafluoroetan (76-14-2) 6.990 ; A4 1.000 ; A4
172 ◄ Diklorvos (62-73-7) 0,90 ; A4 0,1 ; A4 kulit
173 Dikrotofos (141-66-2) 0,25 ; A4 – kulit
0,5(i) ; A4 -
174 Dikuat (2764-72-9)
0,1(j) ; A4 -
kulit
175 Dimetil amin (124-40-3) 9,2 ; A4 5 ; A4
176 Dimetil aminobenzen lihat Silidin
177 ◄ Dimetil anilin (121-69-7)
(N,N – Dimetilanilin) 25 ; A4 5 ; A4 kulit
178 ◄ N,N – Dimetil asetamid (127-19-5) 36 ; A4 10 ; A4 kulit
179 Dimetil benzene lihat Silen
180 Dimetil 1,2 – dibromo – 2,2 dikloroetil
fosfat lihat Naled
181 Dimetil etoksi silan (14857-34-2) 2,1 0,5
182 ◄ Dimetil formamid (68-12-2) 30 ; A4 10 ; A4 kulit
183 Dimetil ftalat (131-11-3) 5 -
184 2,6 Dimetil 4 – heptanon lihat Diisobutil keton
185 􀂄 1,1 Dimetil hidrazin (57-14-7) 0,025 ; A3 0,01 ; A3 kulit
186 􀂄 Dimetil karbamoil klorida (79-44-7) A2 A2
187 Dimetilnitrosoamin lihat N – Nitroso dimetil
amin
188 􀂄 Dimetil sulfat (77-78-1) 0,52 ; A3 0,1 ; A3 kulit
189 Dimetoksimetan lihat Metilal
190 ◄ Dinitrobenzen (528-29-0; 99-65-0;
100-25-4) 1,0 0,15 kulit, semua isomer
191 Dinitro – o – kresol (534-52-1) 0,2 – kulit
192 Dinitolmid (148-01-6) 5 ; A4 -
193 3,5 – Dinitro – o – toluamid lihat Dinitolmid
194 ◄􀂄 Dinitro toluene (25321-14-6) 0,15 ; A2 – kulit
195 􀂄 Dioksan (123-91-1) 90 25 kulit
196 ◄ Dioksation (78-34-2) 0,2 ; A4 – kulit
197 Dipropil keton (123-19-3) 233 50
198 Dipropilen glikol metil eter
(34590-94-8) 606 100 kulit
199 􀂄 Di – sek, oktil ftalat (117-81-7) 5 ; A3 -
200 Disiklopentadin (77-73-6) 27 5
SNI 19-0232-2005
8 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
201 Disiklopentadienil besi (102-54-5) 10 -
202 Disulfoton (298-04-4) 0,1 – kulit
203 Disulfiram (97-77-8) 2 ; A4 -
204 2,6 – Di – tert – butyl – p – kresol (128-
37-0) 10 ; A4 -
205 Diuron (330-54-1) 10 ; A4 -
206 Divinil benzen (1321-74-0) 53 10
207 Emeri (1302-74-5) 10(e) -
208 Endosulfan (115-29-7) 0,1 ; A4 – kulit
209 Endrin (72-20-8) 0,1 ; A4 – kulit
210 Enfluran (13838-16-9) 566 ; A4 75 ; A4
211 Enzim lihat Subtilisin
212 􀂄 Epiklorohidrin (106-89-8) 7,6 2 kulit
213 ◄ EPN (2104-64-5) 0,1 ; A4 – kulit
214 1,2 Epoksipropan lihat Propilen oksida
215 2,3 Epoksi – 1 – propanol lihat Glisidol
216 Etan (74-84-0) – (c)
217 Etantiol lihat Etil merkaptan
218 Etanol (64-17-5) 1.880 ; A4 1.000 ; A4
219 Etanolamin (141-43-5) 7,5 3
220 􀂄 Etil akrilat (140-88-5) 20 ; A2 5 ; A2
221 Etil amil keton (541-85-5) 131 25
222 Etil amin (75-04-7) 9,2 5 kulit
223 Etil asetat (141-78-6) 1.440 ; A4 400 ; A4
224 ◄ Etil benzen (100-41-4) 434 100
225 Etil bromida (74-96-4) 22 ; A3 5 ; A3 kulit
226 Etil butil keton (106-35-4) 234 50
227 Etil eter (60-29-7) 1210 400
228 Etil format (109-94-4) 303 100
229 Etil klorida (75-00-3) 264 ; A3 100 ; A3 kulit
230 Etil merkaptan (75-08-1) 1,3 0,5
231 Etil silikat (78-10-4) 85 10
232 Etilen (74-85-1) – A4(c)
233 Etilen diamin (107-15-3) 25 ; A4 10 ; A4 kulit
234 􀂄 Etilen dibromida (106-93-4) A3 A3 kulit
235 􀂄 Etilen diklorida (107-06-2) 40 ; A4 10 ; A4
236 Etilen glikol aerosol (107-21-1) A4 – ktd : 100 mg/m3
237 Etilen glikol dinitrat (628-96-6) 0,31 0,05 kulit
238 Etilen glikol metil eter asetat lihat 2 – Metoksi etil
asetat
239 􀂄 Etilenimin (151-56-4) 0,88 ; A3 0,5 ; A3 kulit
240 Etilen klorohidrin (107-07-3) ktd : 3,3 mg/m3 ; 1 bds
241 􀂄 Etilen oksida (75-21-8) 1,8 ; A2 1 ; A2
242 Etiliden klorida lihat 1,1 Dikloroetan
SNI 19-0232-2005
9 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
243 Etiliden norbonen (16219-75-3) ktd : 25 mg/m3 ; 5 bds
244 N – Etilmorfolin (100-74-3) 24 5 kulit
245 ◄ Etion (563-12-2) 0,4 – kulit
246 ◄ 2 – Etoksietanol (110-80-5) 18 5 kulit
247 ◄ 2 – Etoksietil esetat (111-15-9) 27 5 kulit
248 ◄ Fenamifos (22224-92-6) 0,1 ; A4 – kulit
249 Fenasil klorida lihat α Kloroasetofenon
250 􀂄 N – Fenil – beta – naftilamin A4 A4
251 o – Fenilendiamin (95-54-5) 0,1 ; A3 -
252 m – Fenilendiamin (108-45-2) 0,1 ; A4 -
253 p – Fenilendiamin (106-50-3) 0,1 ; A4 -
254 Fenil etilen lihat Stiren monomer
255 Fenilfosfin (638-21-1) ktd : 0,23 mg/m3 ;
0,05 bds
256 􀂄 Fenil glisidil eter (PGE) (122-60-1) 0,6 ; A3 0,1 ; A3 kulit
257 􀂄 Fenil hidrazin (100-63-0) 0,44 ; A3 0,1 ; A3 kulit
258 Fenil merkaptan (108-98-5) 2,3 0,5
259 ◄ Fenol (108-95-2) 19 ; A4 5 ; A4 kulit
260 Fenotiazin (92-84-2) 5 – kulit
261 ◄ Fensulfotion (115-90-2) 0,1 ; A4 -
262 ◄ Fention (55-38-9) 0,2 ; A4 – kulit
263 Ferbam (14484-64-1) 10 ; A4 -
264 Ferovanadium (12604-58-9) 1 -
265 ◄ Fluorida-fluorida sebagai F 2,5 ; A4 -
266 Fluorin (Fluor) (7782-41-4) 1,6 1
267 Fluorotriklorometan lihat Trikloroflorometan
268 ◄ Fonofos (944-22-9) 0,1 ; A4 – kulit
269 Forat (298-02-2) 0,05 – kulit
270 􀂄 Formaldehid (50-00-0) A2 A2 ktd: 0,37 mg/m3 ; 0,3 bds
271 Formamid (75-12-7) 18 10 kulit
272 Fosdrin lihat Mevintos
273 Fosfin (7803-51-2) 0,42 0,3
274 Fosfor kuning (7723-14-0) 0,1 0,02
275 Fosfor oksiklorida (10025-87-3) 0,63 0,1
276 Fosfor pentaklorida (10026-13-8) 0,85 0,1
277 Fosfor pentasulfida (1314-80-3) 1 -
278 Fosfor triklorida (7719-12-2) 1,1 0,2
279 Fosgen (75-44-5) 0,40 0,1
280 Ftalik anhidrid (85-44-9) 6,1 ; A4 1 ; A4
281 m – Ftalodinitril (626-17-5) 5 -
282 ◄ Furfural (98-01-1) 7,9 ; A3 2 ; A3 kulit
283 Furfuril alkohol (98-00-0) 40 10 kulit
284 􀂄 Gasolin (8006-61-9) 890 ; A3 300 ; A3
SNI 19-0232-2005
10 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
285 Gelas, serat atau debu lihat debu serat gelas
286 Germanium tetrahidrida (7782-65-2) 0,63 0,2
287 Gips lihat Kalsium sulfat
288 Glikol monoetil eter lihat 2 – Etoksietanol
289 Gliserin, mist (56-81-5) 10(i) -
290 Glutaraldehid (111-30-8) – - ktd: 0,82 mg/m3 ; 0,2 bds
291 Glisidol (556-52-5) 6,1 ; A3 2 ; A3
292 Grafit (7782-42-5) 2(j) – semua bentuk kecuali
serat
293 Hafnium (7440-58-6) 0,5 -
294 Halotan (151-67-7) 404 ; A4 50 ; A4
295 Heksafluoroaseton (684-16-2) 0,68 0,1 kulit
296 􀂄 Heksakloroetan (67-72-1) 9,7 ; A3 1 ; A3 kulit
297 Heksakloronaftalen (1335-87-1) 0,2 – kulit
298 􀂄 Heksaklorobenzen (118-74-1) 0,025 ; A3 – kulit
299 􀂄 Heksaklorobutadin (87-68-3) 0,21; A3 0,02 ; A3 kulit
300 Heksaklorosiklopentadin (77-47-4) 0,11 ; A4 0,01 ; A4
301 Heksametilen diisosianat (822-06-0) 0,034 0,005
302 􀂄 Heksametil fosforamid (680-31-9) A3 A3
303 ◄ Heksana (n – Heksan) (110-54-3) 176 50
- isomer-isomer lain 1.760 500
304 1,6 Heksandiamin (124-09-4) 2,3 0,5
305 Hekson lihat Metil isobutil keton
306 2 – Heksanon lihat Metil n – butil keton
307 sek – Heksil asetat (108-84-9) 295 50
308 Heksilen glikol (107-41-5)
309 Helium (7440-59-7) – (c)
310 􀂄 Heptaklor (76-44-8) dan
Heptaklorepoksida (1024-57-3) 0,05 ; A3 – kulit
311 Heptana (n-Heptan) (142-82-5) 1.640 400
312 2 – Heptanon lihat Metil n – amil keton
313 3 – Heptanon lihat Etil butil keton
314 􀂄 Hidrazin (302-01-2) 0,013 ; A3 0,01 ; A3 kulit
315 Hidrogen (1333-74-0) – (c)
316 Hidrogen bromida (10035-10-6) ktd : 9,9 mg/m3; 3 bds
317 Hidrogeneted terfenil (61788-32-7) 4,9 0,5
318 4 – Hidroksi – 4 – metil – 2 – pentanon lihat Diaseton alkohol
319 2 – Hidroksi propil akrilat (999-61-1) 2,8 0,5 kulit
320 Hidroquinon (123-31-9) 2 ; A3 -
321 Hidrogen peroksida (7722-84-1) 1,4 ; A3 1 ; A3
322 Inden (95-13-6) 48 10
323 Indium dan persenyawaannya sebagai
In (7440-74-6) 0,1 -
324 Iodine (7553-56-2) ktd : 1,0 mg/m3; 0,1 bds
SNI 19-0232-2005
11 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
325 Iodoform (75-47-8) 10 0,6
326 Isoamil alkohol (123-51-3) 361 100
327 Isoamil asetat (123-92-2) 532 100
328 Isobutil alkohol (78-83-1) 152 50
329 Isobutil asetat (110-19-0) 713 150
330 Isoforon (78-59-1) A3 A3 ktd : 28 mg/cm3; 5 bds
331 Isoforon diisosianat (4098-71-9) 0,045 0,005
332 Isooktil alkohol (26952-21-6) 266 50 kulit
333 Isopropoksi etanol (109-59-1) 106 25
334 Isopropilamin (75-31-0) 12 5
335 N – Isopropil anilin (768-52-5) 11 2 kulit
336 Isopropil asetat (108-21-4) 1.040 250
337 Isopropil eter (108-20-3) 1.040 250
338 Isopropil glisidil eter (4016-14-2) 238 50
339 Itrium, logam dan persenyawaan
sebagai Y (7440-65-5) 1 -
340 ◄􀂄 Kadmium, logam (7440-43-9) dan 0,01(i) ; A2
persenyawaannya sebagai Cd 0,002(j) ; A2
341 Kalsium hidroksida (1305-62-0) 5 -
342 Kalsium karbonat (1317-65-3) 10(e) -
343 􀂄 Kalsium kromat (13765-19-0) 0,001 ; A2 – sebagai Cr.
344 Kalsium oksida (1305-78-8) 2 -
345 Kalsium sianamida (156-62-7) 0,5; A4 -
346 Kalsium silikat (1344-95-2) 10(e) A4 -
347 Kalsium sulfat (7778-18-9) 10(e) -
348 Kamfer sintetis (76-22-2) 12 ; A4 2 ; A4
349 Kaolin (1332-58-7) 2(j) ; A4 -
350 Kapas (debu katun) 0,2 (q) -
351 Kaprolaktam (105-60-2)
- Debu 1 ; A4 -
- Uap 23 ; A4 5 ; A4
352 􀂄 Kaptafol (2425-06-1) 0,1 ; A4 – kulit
353 􀂄 Kaptan (133-06-2) 5 ; A3 -
354 Karbaril (63-25-22) 5 ; A4 -
355 Karbofuran (1563-66-2) 0,1 ; A4 -
356 􀂄 Karbon hitam (1333-86-4) 3,5 ; A4 -
357 Karbon dioksida (124-38-9) 9.000 5.000
358 ◄ Karbon disulfida (75-15-0) 31 10 kulit
359 ◄ Karbon monoksida (630-08-0) 29 25
360 Karbon tetrabromida (558-13-4) 1,4 0,1
361 􀂄 Karbon tetraklorida (Tetra klorometan)
(56-23-5) 31 ; A2 5 ; A2 kulit
362 Karbonil klorida lihat Fosgen
363 Karbonil fluorida (353-50-4) 5,4 2
SNI 19-0232-2005
12 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
364 Katekol (120-80-9) 23 ; A3 5 ; A3 kulit
365 􀂄 Kayu, debu
- Kayu keras 1 ; A1 – Beech dan oak
- Kayu lunak 5 -
366 Keten (463-51-4) 0,86 0,5
367 Klopidol (2971-90-6) 10 ; A4 -
368 Klorin (7782-50-5) 1,5 ; A4 0,5 ; A4
369 Klorinated difenil oksida (31242-93-0) 0,5 -
370 􀂄 Klorinated kamfen (Toksafen)
(8001-35-2) 0,5 ; A3 -
371 Klorin dioksida (10049-04-4) 0,28 0,1
372 Klorin trifluorida (7790-91-2) ktd : 0,38 mg/m3 ; 0,1
bds
373 􀂄 Klordan (57-74-9) 0,5 ; A3 – kulit
374 Kloroasetaldehid (107-20-0) ktd : 3,2 mg/m3 ; 1 bds
375 Kloro aseton (78-95-5) ktd : 3,8 mg/m3 ; 1 bds,
kulit
376 Kloro asetil klorida (79-04-9) 0,23 0,05
377 α – Kloroasetofenon (532-27-4) 0,32 ; A4 0,05 ; A4
378 ◄ Klorobenzen (108-90-7) 46 ; A3 10 ; A3
379 o – Klorobenzilidin malononitril
(2698-41-1) A4 A4 ktd : 0,39 mg/m3 ;
0,05 bds ; kulit
380 Klorobromometan (74-97-5) 1.060 200
381 2 – Kloro – 1,3 butadin lihat β – kloropren
382 Klorodifluorometan (75-45-6) 3.540 ; A4 1.000 ; A4
383 􀂄 Klorodifenil (42% Klorin) (53469-21-9) 1 – kulit
384 􀂄 Klorodifenil (54% Klorin) (11097-69-1) 0,5; A3 – kulit
385 1 – Kloro – 2,3 – epoksipropen lihat Epiklorohidrin
386 2 – Kloroetanol lihat Etilen klorohidrin
387 Kloroetilen lihat Vinil klorida
388 􀂄 Kloroform (67-66-3) 49; A3 10 ; A3
389 􀂄 bis – (Klorometil) eter (542-88-1) 0,0047 ; A1 0,001 ; A1
390 􀂄 Klorometil metil eter (107-30-2) A2 A2
391 1 – Kloro – 1 – nitropropan (600-25-9) 10 2
392 Kloropentafloroetan (76-15-3) 6320 1000
393 Kloropikrin (76-06-2) 0,67 ; A4 0,1 ; A4
394 􀂄 β – Kloropren (126-99-8) 36 10 kulit
395 o – Klorostiren (2039-87-4) 283 50
396 o – Klorotoluen (95-49-8) 259 50
397 2 – Kloro – 6 – (trikloro metil piridin) lihat Nitrapirin
398 Klorpirifos (2921-88-2) 0,2 ; A4 – kulit
399 ◄􀂄 Kobalt, (7440-48-4) logam dan
persenyawaan anorganik sebagai Co 0,02 ; A3 -
400 Kobalt hidrokarbonil (16842-03-8) 0,1 – sebagai Co
401 Kobalt karbonil (10210-68-1) 0,1 – sebagai Co
SNI 19-0232-2005
13 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
402 Kresol, semua isomer (1319-77-3) 22 5 kulit
403 􀂄 Krisen (218-01-9) A3 A3
404 Krisotil lihat Asbes
405 Kromit proses tambang (kromat),
sebagai Cr 0,05 ; A1 -
406 Kristobalit lihat Silika kristal
407 Kromium (logam) (7440-47-3) dan
persenyawaan anorganik sebagai Cr
􀂄 – Logam dan persenyawaan krom III 0,5 ; A4 -
◄􀂄 – Persenyawaan krom VI larut dalam
air, NOC (d) 0,05 ; A1 -
􀂄 – Persenyawaan krom VI tidak larut
dalam air, NOC (d) 0,01 ; A1 -
408 􀂄 Kromil klorida (14977-61-8) 0,16 0,025
409 Krosidolit lihat Asbes
410 Krotonaldehid (4170-30-3) 5,7; A3 2; A3
411 Krufomat (299-86-5) 5 ; A4 -
412 Kumen (98-82-8) 246 50
413 Kwarsa lihat Silika kristal
414 􀂄 Las (uap) (NOC d) 5 ; B2 -
415 􀂄 Lindan (58-89-9) 0,5 ; A3 – kulit
416 Litium hidrida (7580-67-8) 0,025 -
417 LPG (Liquified petroleum gas)
(68476-85-7) 1800 1000
418 Magnesit (546-93-0) 10 ; (e) -
419 Magnesium oksida (1309-48-4) 10 – uap
420 ◄ Malation (121-75-5) 10 ; A4 – kulit
421 Maleik anhidrida (108-31-6) 1,0 0,25
422 Mangan, (7439-96-5) logam dan
persenyawaan anorganik sebagai Mn 0,2 -
423 Mangan siklopentadinil trikarbonil
(12079-65-1), sebagai Mn 0,1 – kulit
424 Marmer lihat Kalsium karbonat
425 Mesitil oksida (141-79-7) 60 15
426 Metana (74-82-8) – - (c)
427 Metantiol lihat Metil merkaptan
428 ◄ Metanol (67-56-1) 262 200 kulit
429 Metil akrilat (96-33-3) 35 10 kulit
430 Metil akrilonitril (126-98-7) 2,7 1 kulit
431 ◄ N – Metil anilin (100-61-8) 2,2 0,5 kulit
432 Metilal (109-87-5) 3.110 1.000
433 Metil alkohol lihat Metanol
434 Metil amil alkohol lihat Metil isobutil
karbinol
435 Metilamin (74-89-5) 6,4 5
436 Metil asetat (79-20-9) 606 200
437 Metil asetilen (74-99-7) 1.640 1.000
SNI 19-0232-2005
14 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
438 Metil asetilen – propadin (MAPP) 1.640 1.000
439 􀂄 Metil bromida (74-83-9) 19 5 kulit
440 ◄ Metil demeton (8022-00-2) 0,5 – kulit
441 Metil n – butil keton (591-78-6) 20 5 kulit
442 ◄ Metil etil keton (MEK) (78-93-3) 590 200
443 Metil etil keton peroksida (1338-23-4) ktd : 1,5 mg/m3 ; 0,2 bds
444 Metil format (107-31-3) 246 100
445 5 – Metil – 3 – Heptanon lihat Etil amil keton
446 􀂄 Metil hidrasin (60-34-4) 0,019 ; A3 0,01 ; A3 kulit
447 􀂄 Metil Iodida (74-88-4) 12 2 kulit
448 Metil isoamil keton (110-12-3) 234 50
449 Metil isobutil karbinol (108-11-2) 104 25
450 Metil isobutil keton (108-10-1) 205 50
451 􀂄 Metil – tert – butil eter (1634-04-4) 144 ; A3 40 ; A3
452 Metil iso propil keton (563-80-4) 705 200
453 Metil isosianat (624-83-9) 0,047 0,02 kulit
454 􀂄 Metil klorida (74-87-3) 103 ; A4 50 ; A4 kulit
455 ◄ Metil klorofrom (71-55-6) 1.910 ; A4 350 ; A4
456 Metil merkaptan (74-93-1) 0,98 0,5
457 Metil metakrilat (80-62-6) 410 ; A4 100 ; A4
458 Metil n – amil keton (110-43-0) 233 50
459 ◄ Metil paration (298-00-0) 0,2 ; A4 – kulit
460 Metil propil keton (107-87-9) 705 200
461 Metil 2 – sianoakrilat (137-05-3) 9,1 2
462 Metil sikloheksana (108-87-2) 1.610 400
463 Metil sikloheksanol (25639-42-3) 234 50
464 o – Metil sikloheksanon (583-60-8) 229 50 kulit
465 2 Metil siklopentadinil mangan tri
karbonil sebagai Mn (12108-13-3) 0,2 – kulit
466 Metil silikat (681-84-5) 6 1
467 α – Metil stiren (98-83-9) 242 50
468 Metil sulfometuron (74222-97-2) 5 ; A4 – lihat Sulfometuron metil
469 Metilen bisfenil isosianat (MDI)
(101-68-8) 0,051 0,005
470 ◄􀂄 4,4’ – Metilen bis (2 kloroanilin )
(101-14-4) 0,11 ; A2 0,01 ; A2 kulit
471 Metilen bis (4-sikloheksil isosianat)
(5124-30-1) 0,054 0,005
472 􀂄 4,4’-Metilen dianilin (101-77-9) 0,81 ; A3 0,1 ; A3 kulit
473 􀂄 Metilen klorida (75-09-2) 174 ; A3 50 ; A3
474 2-Metoksietanol (109-86-4) 16 5
475 􀂄 Metoksiklor (72-43-5) 10 ; A4 -
476 ◄ Metomil (16752-77-5) 2,5 ; A4 -
477 2–Metoksi etil asetat (110-49-6) 24 5 kulit
478 4-Metoksi fenol (150-76-5) 5 -
SNI 19-0232-2005
15 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
479 Metribuzin (21087-64-9) 5; A4 -
480 ◄ Mevinfos (7786-34-7) 0,092 0,01 kulit
481 Mika (12001-26-2) 3 (j) -
482 Mineral, serat wol 10 (e) -
483 Minyak (mist), mineral 5 (k)
484 Molibdenum, sebagai Mo (7439-98-7)
- persenyawaan mudah larut 5 -
- persenyawaan tidak mudah larut 10 -
485 Monoklor benzen lihat Klorobenzen
486 Monokrotofos (6923-22-4) 0,25 ; A4 – kulit
487 Morfolin (110-91-8) 71 ; A4 20 ; A4 kulit
488 ◄ Naled (300-76-5) 3 ; A4 – kulit
489 Naftalen (91-20-3) 52 ; A4 10 ; A4
490 􀂄 β – Naftilamin (91-59-8) A1 -
491 Neon (7440-01-9) – -(c)
492 􀂄 Nikel (7440-02-0) – - kulit
- logam 1 -
- persenyawaan tidak larut sebagai Ni 1 -
􀂄 – persenyawaan larut sebagai Ni 0,1 -
493 􀂄 Nikel karbonil (13463-39-3),
sebagai Ni 0,12 0,05
494 􀂄 Nikel sulfida, uap dan debu sebagai Ni 1 ; A1 -
495 Nikotin (54-11-5) 0,5 – kulit
496 Nitrapirin (1929-82-4) 10 ; A4 -
497 ◄ p – Nitroanilin (100-01-6) 3 ; A4 – kulit
498 ◄ Nitrobenzen (98-95-3) 5 ; A3 1 ; A3 kulit
499 􀂄 4 – Nitrodifenil (92-93-3) A2 – kulit
500 Nitroetan (79-24-3) 307 100
501 Nitrogen (7727-37-9) – -(c)
502 Nitrogen dioksida (10102-44-0) 5,6 ; A4 3 ; A4
503 ◄ Nitrogen oksida (10102-43-9) 31 25
504 ◄ Nitrogen trifluorida (7783-54-2) 29 10
505 Nitrogliserin (55-63-00) 0,46 0,05 kulit
506 ◄􀂄 p-Nitroklorobenzen (100-00-5) 0,64 ; A3 0,1 ; A3 kulit
507 Nitrometan (75-52-5) 50 20
508 1 – Nitropropan (108-03-2) 91 ; A4 25 ; A4
509 􀂄 2 – Nitropropan (79-46-9) 36 ; A3 10 ; A3
510 􀂄 n – Nitroso dimetilamin (62-75-9) A3 – kulit
511 ◄ Nitrotoluen (88-72-2; 99-08-1; 99-99-0) 11 2 kulit
512 Nitrotriklorometan lihat Kloropikrin
513 Nitrous oksida (10024-97-2) 90 ; A4 50 ; A4
514 Nonan, semua isomer (111-84-2) 1050 200
515 Oksigen difluorida (7783-41-7) ktd : 0,11 mg/m3;
0,05 bds
SNI 19-0232-2005
16 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
516 Oktakloronaftalen (2234-13-1) 0,1 – kulit
517 Oktan (111-65-9) 1400 300
518 Osmium tetroksida (20816-12-0)
sebagai Os 0,0016 0,0002
519 Ozon (10028-15-6) ktd : 0,2 mg/m3 ; 0,1 bds
520 Parafin, uap malam (8002-74-2) 2 -
521 Parakuat (4685-14-7)
- debu total 0,5 -
- fraksi respirabel 0,1 -
522 ◄ Paration (56-38-2) 0,1 ; A4 – kulit
523 Partikel polisiklik aromatik hidrokarbon
(PPAH) lihat batubara, tar
524 Partikel-partikel tidak terklasifikasi
- Partikel inhalabel 10(e)
- Partikel respirabel 3(e)
525 Partikel-partikel pengganggu
(Nuisance particulates) lihat partikel-partikel
tidak terklasifikasi
526 Pati, (starch) (9005-25-8) 10 ; A4 -
527 Pelarut karet (nafta) (8030-30-6) 1.590 400
528 Pentaboran (19624-22-7) 0,013 0,005
529 Pentaeritritol (115-77-5) 10 -
530 ◄􀂄 Pentaklorofenol, (87-86-5) 0,5 ; A3 – Kulit
531 Pentakloronaftalen (1321-64-8) 0,5 – Kulit
532 Pentakloronitro benzene (82-68-8) 0,5 ; A4 -
533
Pentana (semua isomer) 1.770 600
534 2 – Pentanon lihat Metil propil keton
535 Perak (silver), (7440-22-4)
- logam 0,1 -
- persenyawaan larut sebagai Ag 0,01 -
536 Perfluoroisobutilen (382-21-8) ktd : 0,082 mg/m3 ;
0,01 bds
537 Perlit (93763-70-3) 10(e) ; A4 -
538 Persulfat
- Amonium (7727-54-0) 0,1 -
- Potasium (7727-21-1) 0,1 -
- Sodium (7775-27-1) 0,1 -
539 ◄􀂄 Perkloretilen (127-18-4) 170 ; A3 25 ; A3
540 Perkloril fluorida (7616-94-6) 13 3
541 Perklorometil merkaptan (594-42-3) 0,76 0,1
542 Petroleum distilat lihat Gasolin; pelarut
stodar; VM&P nafta
543 Pindon (83-26-1) 0,1 -
544 Pikloram (1918-02-1) 10 ; A4 -
545 Piperazin dihidroklorida (142-64-3) 5 -
546 Piretrum (8003-34-7) 5 ; A4 -
547 Piridin (110-86-1) 16 5
SNI 19-0232-2005
17 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
548 Pirokatekol lihat Katekol
549 2 – Pivalil – 1,3 – indandion lihat Pindon
550 Plester dari Paris lihat Kalsium sulfat
551 Platina (7440-06-4)
- logam 1 -
- garam-garam terlarut, sebagai Pt 0,002 -
552 Poliklorobifenil lihat Klorodipenil
553 Politetra fluoretilen – -
554 Potasium hidroksida (1310-58-3) ktd : 2 mg/m3
555 Propana (74-98-6) – -(c)
556 􀂄 Propan sulton (1120-71-4) A3 A3
557 Propargil alkohol (107-19-7) 2,3 1 kulit
558 n – Propil alkohol (71-23-8) 492 200 kulit
559 n – Propil asetat (109-60-4) 835 200
560 ◄ n – Propil nitrat (627-13-4) 107 25
561 Propilen (115-07-1) – A4(c) kulit
562 􀂄 Propilen diklorida (78-87-5) 347 ; A4 75 ; A4
563 Propilen glikol dinitrat (6423-43-4) 0,34 0,05 kulit
564 Propilen glikol monometil eter
(107-98-2) 369 100
565 􀂄 Propilen imin (75-55-8) 4,7 ; A3 2 ; A3 kulit
566 􀂄 Propilen oksida (75-56-9) 48 ; A3 20 ; A3
567 Propin lihat Metil asetilen.
568 􀂄 β – Propiolakton (57-57-8) 1,5 ; A3 0,5 ; A3
569 Propoksur (114-26-1) 0,5 ; A3 -
570 Quinon (106-51-4) 0,44 0,1
571 RDX lihat Siklonit
572 Resorsinol (108-46-3) 45 ; A4 10 ; A4
573 Rodium (7440-16-6)
- logam 1 ; A4 -
- persenyawaan tidak mudah larut
sebagai Rh 1 ; A4 -
- persenyawaan mudah larut sebagai
Rh 0,01 ; A4 -
574 Ronel (299-84-3) 10 ; A4 -
575 Rosin (8050-29-7) – - seminimal mungkin
terpapar
576 Rotenon (83-79-4) 5 ; A4 – tuba, racun ikan.
577 Rouge 10(e ) ; A4 -
578 Sayur, minyak, mist (p) 10 -
579 Selenium dan persenyawaan, sebagai
Se (7782-49-2) 0,2 -
580 Selenium heksa fluorida (7783-79-1) 0,16 0,05
581 Selulosa (9004-34-6) 10 -
582 Semen Portlan (65997-15-1) 10(e)
583 Sesium hidroksida (21351-79-1) 2 -
SNI 19-0232-2005
18 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
584 Seson (136-78-7) 10 ; A4 -
585 Sianida, asam dan garam sebagai CN
- Asam sianida (74-90-8) ktd : 5 mg/m3 ; 4,7 bds;
kulit
- Kalsium sianida (592-01-8) ktd : 5 mg/m3 ; kulit
- Potasium sianida (151-50-8) ktd : 5 mg/m3 ; kulit
- Sodium sianida (143-33-9) ktd : 5 mg/m3 ; kulit
586 Sianamid (420-04-2) 2 -
587 Sianogen (460-19-5) 21 10
588 Sianogen klorida (506-77-4) ktd : 0,75 mg/m3 ;
0,3 bds
589 Siheksatin (13121-70-5) 5 ; A4 -
590 Sikloheksan (110-82-7) 1030 300
591 Sikloheksanol (108-93-0) 206 50 kulit
592 Sikloheksanon (108-94-1) 100 ; A4 25 ; A4 kulit
593 Sikloheksen (110-83-8) 1.010 300
594 Sikloheksilamin (108-91-8) 41 ; A4 10 ; A4
595 Siklonit (121-82-4) 1,5 – kulit
596 Siklopentadin (542-92-7) 203 75
597 Siklopentana (287-92-3) 1.720 600
598 Silika-Amorf
- Diatomaseous bumi (61790-53-2)
Partikel inhalabel 10(e) -
Partikel respirabel 3(e) -
- Endapan silika (112926-00-8) 10 -
- Silika, uap (69012-64-2) 2(j) -
􀂄 – Silika, fused (60676-86-0) 0,1(j) -
- Silika, gel (112926-00-8) 10 -
599 􀂄 Silika- kristal
- Kristobalit (14464-46-1) 0,05(j) -
- Kwarsa (14808-60-7) 0,1(j) -
- Tridimit (15468-32-3) 0,05(j) -
- Tripoli (1317-95-9) 0,1(j) – mengandung kwarsa
respirabel
600 Silikon (7440-21-3) 10(e) -
601 Silikon karbida (409-21-2) 10; A4 -
602 Silikon tetrahidrida (7803-62-5) 6,6 5
603 Silan lihat Silikon tetrahidrida
604 ◄ Silen lihat Xilen
605 Sistok lihat Demeton
606 Soap stone
- debu respirabel 3(j) -
- debu inhalabel 6(e) -
SNI 19-0232-2005
19 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
607 Sodium azida (26628-22-8)
- sebagai sodium azida A4 – ktd : 0,29 mg/m3
- sebagai uap asam hidrazoik – A4 ktd : 0,11 bds
608 Sodium bisulfit (7631-90-5) 5 -
609 Sodium 2,4 dikloro fenoksietil sulfat lihat Seson
610 Sodium fluoro asetat (62-74-8) 0,05 – kulit
611 Sodium hidroksida (1310-73-2) ktd : 2 mg/m3
612 Sodium metabisulfit (7681-57-4) 5 ; A4 -
613 Stearat-stearat (l) 10 ; A4 -
614 Stibin (7803-52-3) 0,51 0,1
615 ◄􀂄 Stiren monomer (100-42-5) 213 50
616 Striknin (57-24-9) 0,15 -
617 Stodar, pelarut (8052-41-3) 525 100
618 Stronsium kromat (7789-06-2) 0,0005 ; A2 – sebagai Cr
619
Subtilisin (1395-21-7; 9014-01-1)
(sebagai 100% enzim proteolitik kristal
murni)
ktd : 0,00006 mg/m3 (m)
620 Sukrosa (57-50-1) 10 ; A4 -
621 Sulfometuron metil (74222-97-2) 5 ; A4 -
622 ◄ Sulfotep (3689-24-5) 0,2 ; A4 – kulit
623 Sulfur dioksida (7446-09-5) 5,2 ; A4 2 ; A4
624 Sulfur heksafluorida (2551-62-4) 5970 1000
625 Sulfuril fluorida (2699-79-8) 21 5
626 Sulfur monoklorida (10025-67-9) ktd : 5,5 mg/m3 ; 1 bds
627 Sulfur pentafluorida (5714-22-7) ktd : 0.10 mg/m3 ;
0,01 bds
628 Sulfur tetrafluorida (7783-60-0) ktd : 0,44 mg/m3 ;0,1 bds
629 Sulprofos (35400-43-2) 1 ; A4 -
630 2,4,5 – T (Trichlor phenoxy acetic acid)
(93-76-5) 10 ; A4 -
631 Talium (7440-28-0) logam dan
persenyawaan larut sebagai Tl 0,1 – kulit
632 Talk
- tidak mengandung serat asbes
(14807-96-6) 2(j) ; A4 -
􀂄 – mengandung serat asbes memakai NAB asbes (n)
633 Tantalum, (7440-25-7) debu logam dan
debu oksida (131-61-0) sebagai Ta 5 -
634 TEDP lihat Sulfotep
635 Telurium dan persenyawaan
sebagai Te (13494-80-9) 0,1 -
636 Telurium heksafluorida (7783-80-4)
sebagai Te 0,10 0,02
637 Tembaga (7440-50-8)
- fume (uap) 0,2 -
- debu dan mist sebagai Cu 1 -
638 Tembakau 10 -
SNI 19-0232-2005
20 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
639 ◄ Temefos (3383-96-8) 10 -
640 ◄ TEPP (107-49-3) 0,047 0,004 kulit
641 Ter batubara (benzen, antrasen ,
fenantren, akridin, krisen, piren) lihat batu bara, tar
642 Terfenil (26140-60-3) ktd : 5 mg/m3 ; 0,53 bds
643 Terpentin (8006-64-2) 556 100
644 Tetra etil timah hitam (78-00-2)
sebagai Pb 0,1(o) ; A4 – kulit
645 Tetra hidrofuran (109-99-9) 590 200
646 1,1,1,2 – Tetraklor – 2,2 difluoroetan
(76-11-9) 4170 500
647 1,1,2,2 – Tetrakloro – 1,2 difluoroetan
(76-12-0) 4170 500
648 􀂄 1,1,2,2- Tetrakloroetan (79-34-5) 6,9 ; A4 1 ; A4 kulit
649 Tetrakloroetilen lihat Perkloroetilen
650 Tetraklorometan lihat Karbon tetraklorida
651 Tetrakloronaftalen (1335-88-2) 2 -
652 Tetrametil suksinonitril (3333-52-6) 2,8 0,5 kulit
653 Tetrametil timah hitam (75-74-1) 0,15(o) – kulit
654 Tetranitrometan (509-14-8) 0,04 ; A3 0,005 ;A3
655 Tetrasodium pirofosfat (7722-88-5) 5 -
656 Tetril (479-45-8) 1,5 -
657 Tiram (Thiram), (137-26-8) 1 ; A4
658 ◄􀂄 Timah hitam, (7439-92-1) logam dan
persenyawaan anorganik sebagai Pb 0,05 ; A3 -
659 􀂄 Timah hitam arsenat (7784-40-9)
sebagai Pb3(AsO4)2 0,15 -
660 􀂄 Timah hitam kromat (7758-97-6)
- sebagai Pb 0,05 ; A2 -
- sebagai Cr 0,012 ; A2 -
661 Timah putih (7440-31-5)
- Logam 2 -
- oksida dan persenyawaan anorganik
(kecuali SnH4), sebagai Sn 2 -
- persenyawaan organik sebagai Sn 0,1 ; (A4) – kulit
662 4,4 Tiobis (6 – tert – butil – m – kresol)
(96-69-5) 10 ; A4 -
663 Tionil klorida (7719-09-7) ktd : 4,9 mg/m3 ; 1 bds
664 􀂄 Titanium dioksida (13463-67-7) 10 ; A4 -
665 Toksafen lihat Klorinetet kamfen
666 Toluen (108-88-3) 188 ; A4 50 ; A4 kulit
667 􀂄 Toluen – 2,4 – diisosianat (584-84-9) 0,036 ; A4 0,005 ; A4
668 􀂄 o – Tolidin (119-93-7) A3 A3 kulit
669 ◄􀂄 o – Toluidin (95-53-4) 8,8 ; A3 2 ; A3 kulit
670 ◄ m – Toluidin (108-44-1) 8,8 ; A4 2 ; A4 kulit
671 ◄􀂄 p – Toluidin (106-49-0) 8,8 ; A3 2 ; A3 kulit
672 Toluol lihat Toluena
673 Tributil fosfat (126-73-8) 2,2 0,2
SNI 19-0232-2005
21 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
674 Tridimit lihat Silika kristal
675 Trietanol amin (102-71-6) 5 -
676 Trietilamin (121-44-8) 4,1 ; A4 1 ; A4 kulit
677 Trifenil amin (603-34-9) 5 -
678 Trifenil fosfat (115-86-6) 3 ; A4 -
679 Trifluorobromometan (75-63-8) 6090 1000
680 1,1,1, – Trikloretan lihat Metilklorofrom.
681 􀂄 1,1,2, – Trikloretan (79-00-5) 55 ; A4 10 ; A4
682 ◄􀂄 Triklor etilen (79-01-6) 269 ; A5 50 ; A5
683 1,2,4 – Trikloro benzene (120-82-1) ktd : 37 mg/m3; 5 bds
684 Trikloro fluoro metan (75-69-4) A4 A4 ktd : 5620 mg/m3 ;
1000 bds
685 1,2,3 – Trikloro propan (96-18-4) 60 ; A3 10 ; A3 kulit
686 1,1,2 – Trikloro – 1,2,2 Trifluoroetan
(76-13-1) 7.670 ; A4 1.000 ; A4
687 Triklorometan lihat Kloroform
688 Trikloronaftalen (1321-65-9) 5 – Kulit
689 Trikloro nitro metan lihat Kloropikrin
690 Trimetil amin (75-50-3) 12 5
691 Trimelitik anhidrid (552-30-7) ktd : 0,04 mg/m3
692 Trimetil benzene (25551-13-7) 123 25
693 Trimetil fosfit (121-45-9) 10 2
694 2,4,6 – Trinitrofenol lihat Asam pikrat
695 2,4,6 – Trinitrofenil metilnitramin lihat Tetril
696 􀂄 2,4,6 Trinitrotoluen (TNT) (118-96-7) 0,5 – Kulit
697 Triortokresilfosfat (78-30-8) 0,1 ; A4 -
698 Tripoli lihat Silika kristal
699 Trisikloheksiltin hidroksida lihat Siheksatin
700 Tungsten dan persenyawaan
(7440-33-7) sebagai W
- persenyawaan mudah larut 1 -
- persenyawaan tidak mudah larut 5 -
701 Uap malam lihat Parafin
702 􀂄 Uranium (7440-61-1), persenyawaan
larut dan tidak larut sebagai, U 0,2 ; A1 -
703 ◄
Vanadium pentoksida, (1314-62-1),
debu respirabel atau uap logam sebagai
V205
0,05 ; A4 -
704 n- Valeraldehid (100-62-3) 176 50
705 VM & P Nafta (8032-32-4) 1370 ; A3 300 ; A3
706 Vinil asetat (108-05-4) 35 ; A3 10 ; A3
707 Vinil benzene lihat Stiren
708 􀂄 Vinil bromida (593-60-2) 22 ; A2 5 ; A2
709 􀂄 Viniliden klorida (75-35-4) 20 ; A3 5 ; A3
710 􀂄 Vinil klorida (75-01-4) 13 ; A1 5 ; A1
711 Vinil sianida Lihat Akrilonitril
SNI 19-0232-2005
22 dari 25
Tabel 1 (lanjutan)
NAB
No. Zat kimia (CAS)
mg/m3 bds
Keterangan
712 4 – Vinil sikloheksen (100-40-3) 0,4 ; A3 0,1 ; A3 kulit
713 􀂄 Vinil sikloheksen dioksida (106-87-6) 0,57 ; A3 0,1 ; A3 kulit
714 Vinil toluen (25013-15-4) 242 ; A4 50 ; A4
715 Warfarin, (81-81-2) 0,1 -
716 ◄ Xilen (1330-20-7; 95-47-6; 108-38-3;
106-42-3) (o,m,p – isomer) 434 ; A4 100 ; A4
717 m – Xilen, α, α’ diamin (1477-55-0) ktd : 0,1 mg/m3 ; kulit
718 ◄ Xilidin (campuran isomer) (1300-73-8) 2,5 ; A3 0,5 ; A3 kulit
719 Zeng klorida, uap (7646-85-7) 1 -
720 􀂄 Zeng kromat (13530-65-9; 11103-86-9;
37300-23-5) 0,01 ; A1 – sebagai Cr
721 Zeng oksida (1314-13-2)
- uap 5 -
- debu 10(e) -
722 Zirkonium dan persenyawaannya
sebagai Zr (7440-67-7) 5 ; A4 -
(c) : Zat kimia yang bersifat asfiksian
(d) : NOC = not otherwise classified (tidak diklasifikasikan)
(e) : Nilai untuk partikel yang inhalabel (total), tidak mengandung asbes dan kandungan kristal silika lebih kecil dari 1%
(f) : Serat lebih panjang dari 5μm dan dengan rasio sama atau lebih besar dari 3 dibanding 1.
(g) : Nilai untuk partikel yang mengandung kristal silika lebih kecil dari 5%.
(i) : Partikel inhalabel
(j) : NAB untuk fraksi respirabel dari partikel.
(k) : Pengambilan contoh dengan metoda dimana tidak terambil bentuk uapnya.
(l) : Tidak termasuk stearat-stearat yang berbentuk persenyawaan logam beracun
(m) : Berdasarkan pengambilan contoh dengan High Volume Sampler
(n) : Partikel respirabel tidak boleh melampaui 2 mg/m3
(o) : Tenaga kerja yang terpapar dengan faktor kimia ini, disarankan dilakukan monitoring spesimen biologi.
(p) : Kecuali minyak kastor (castor oil), minyak biji kacang mede (cashew nut), atau minyak-minyak iritan yang sejenis
(q) : Partikel bebas serat, diukur dengan vertical elutriator cotton-dust sampler.
5 Nilai Ambang Batas campuran
5.1 Rumus umum
Udara tempat kerja yang mengandung lebih dari satu macam zat kimia, Nilai Ambang
Batasnya menggunakan Nilai Ambang Batas campuran. Apabila kombinasi pengaruhnya
terhadap tubuh tidak dijelaskan lebih lanjut, maka efeknya dianggap saling menambah.
Rumus umum untuk mengetahui dilampaui atau tidak NAB campuran dari zat-zat kimia
tersebut adalah sebagai berikut:
C1/NAB(1) + C2/NAB(2) + …………. + Cn/NAB(n) = …………. (1)
dengan:
C1 adalah kadar zat kimia ke 1;
C2 adalah kadar zat kimia ke 2;
Cn adalah kadar zat kimia ke n;
NAB(1) adalah NAB zat kimia (1);
NAB(2) adalah NAB zat kimia (2);
NAB(n) adalah NAB zat kimia (n).
SNI 19-0232-2005
23 dari 25
Apabila jumlahnya lebih dari 1 (satu), berarti Nilai Ambang Batas campuran telah dilampaui.
5.2 Cara menghitung
Ada beberapa kasus untuk menghitung Nilai Ambang Batas Campuran lebih dari satu zat
kimia di udara tempat kerja, yaitu:
a) Dalam keadaan umum, berefek saling menambah, rumusnya adalah:
NAB campuran =
(C1 + C2 + …… + Cn ) / [ (C1/NAB(1) ) + (C2/NAB(2) ) + ….. + (C1/NAB(1) ) ] (2)
dengan:
C1 adalah kadar zat kimia ke-1;
C2 adalah kadar zat kimia ke-2;
Cn adalah kadar zat kimia ke-n;
NAB(1) adalah NAB zat kimia (1) ;
NAB(2) adalah NAB zat kimia (2);
NAB(n) adalah NAB zat kimia (n).
CONTOH Udara di tempat kerja diukur kadarnya masing-masing, mengandung 400 bds Aseton (NAB =
750 bds), 150 bds Butil asetat skundair (NAB = 200 bds) dan 100 bds Metil etil keton (NAB = 200 bds).
Rumus (1) : C1/NAB(1) + C2/NAB(2) + …………. + Cn/NAB(n) = ………….
400/750 + 150/200 + 100/200 = 1,78
Dari rumus (1) hasilnya didapatkan lebih dari 1, jadi kadar zat kimia campuran di udara tempat kerja tersebut
telah melampaui NAB campuran.
Kadar campuran = C1 + C2 + C3
= 400 bds + 150 bds + 100 bds = 650 bds
NAB campuran = (C1 + C2 + …… + Cn ) / [ (C1/NAB(1) ) + (C2/NAB(2) ) + ….. + (C1 / NAB(1) ) ]
= ( 400 + 50 + 200 ) / [ ( 400/750 ) + (150/200 ) + (100/200)]
= 650/1,78
= 365,2 bds
Dengan demikian kadar zat kimia campuran tersebut di atas telah melampaui NAB campuran.
b) Kasus khusus, berefek saling menambah
Yang dimaksud dengan kasus khusus yaitu jika sumber kontaminan adalah suatu
campuran zat cair dan komposisi zat-zat kimia di udara tempat kerja dianggap sama
dengan komposisi campuran zat cair sumber kontaminan, dan hanya diketahui kadar
total zat-zat kimia tersebut di udara tempat kerja.
Komposisi campuran zat cair sumber kontaminan diketahui dalam % (persen) berat,
sedangkan NAB campuran dinyatakan dalam miligram per meter kubik (mg/m3).
NAB campuran = 1 / [(fa/NAB (a)) + (fb/NAB (b)) + ......... + (fn/NAB (n))] (3)
dengan:
fa adalah persen zat kimia pertama pada sumber kontaminan;
fb adalah persen zat kimia kedua pada sumber kontaminan;
fn adalah persen zat kimia ke-n pada sumber kontaminan;
NAB (a) adalah NAB zat kimia pertama;
NAB (b) adalah NAB zat kimia kedua;
SNI 19-0232-2005
24 dari 25
NAB (n) adalah NAB zat kimia ke-n.
CONTOH Zat cair (sumber kontaminan) mengandung:
– 50 % Heptan (NAB = 1640 mg/m3),
– 30 % Metil kloroform (NAB = 1910 mg/m3),
– 20 % Perkloroetilen (NAB = 170 mg/m3).
NAB campuran = 1 / [(0,5/1640) + (0,3/1910) + (0,2/170)]
= 1 / [0,00030 + 0,00016 + 0,00018 ]
= 610 mg/m3
c) Berefek sendiri-sendiri
Bila di udara tempat kerja mengandung lebih dari satu macam zat kimia yang diketahui
dengan pasti bahwa zat-zat tersebut bersifat tidak saling menambah atau berefek
sendiri-sendiri, maka nilai ambang batas zat-zat kimia tersebut berlaku nilai ambang
batas masing-masing zat kimia, seperti pada Tabel 1, daftar Nilai Ambang Batas.
d) NAB campuran untuk debu-debu mineral
Untuk campuran debu-debu mineral yang secara biologik bersifat aktif, dipakai rumus (3)
seperti kasus khusus, berefek saling menambah.
CONTOH Komposisi campuran debu-debu mineral pada sumber kontaminan diketahui mengandung
kaolin 40% (NAB kaolin = 2 mg/m3), tridimit 20% (NAB tridimit = 0,05 mg/m3) dan kalsium karbonat 40%
(NAB = 10 mg/m3). Kadar debu campuran ketiga zat kimia tersebut di udara tempat kerja diketahui (terukur).
NAB campuran = 1 / [(fa / NAB (a)) + (fb / NAB (b)) + ......... + (fn / NAB (n))] (3)
= 1 / [(0,40/2) + (0,20/0,05) + (0,40/10)]
= 1 / 4,24
= 0,24 mg/m3
SNI 19-0232-2005
25 dari 25
Bibliografi
Barbara A Plog, Patricia J Quinlan and Jill Niland. Fundamental of Industrial Hygiene.
National Safety Council, Itasca, Illinois, 4th Edition, 1997.
Suma’mur PK. Experience of Indonesia in permissible levels of chemicals in the air of
working environment. Indonesian Journal of Industrial Hygiene. Occupational Health and
Safety volume IX No. 3 and 4 and Volume X no. 1, 2, 3 and 4, 1976 -1977.
Suma’mur PK. Pengujian penerapan batas sehat pemaparan kerja kepada timbal pada
pabrik aki. Tesis untuk gelar Doktor dalam Ilmu Kedokteran pada Universitas Indonesia di
Jakarta, 1986.
Threshold Limit Values for Chemical Substances and Physical Agents. Biological Exposure
Inidices. ACGIH, 1996
Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970, tentang Keselamatan Kerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: